Tiga Pengemudi Positif Sabu di Eks Terminal Tanah Habang
28 November 2025
Terminal Tanah Habang
Operasi Zebra Intan 2025 hari kedua kembali mengungkap fakta mengkhawatirkan. Razia gabungan di Terminal Tanah Habang Pelaihari pada Jumat pagi (28/11/2025) berhasil menjaring tiga pengemudi yang terbukti positif menggunakan narkoba jenis Amphetamine-Methamphetamine. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini merupakan kelanjutan operasi bersama antara BNNK Tanah Laut dengan Satlantas Polres Tanah Laut, Kodim 1009/Tanah Laut, Dinas Perhubungan Tanah Laut, dan Samsat Pelaihari.
Dengan temuan hari ini, total pengemudi yang terjaring positif narkoba dalam Operasi Zebra Intan 2025 mencapai 8 orang dalam dua hari berturut-turut. Sebelumnya pada Kamis (27/11) di Terminal H. Soemarsono, razia berhasil mengamankan 5 pengemudi positif narkoba. Dari 17 pengemudi yang diperiksa hari ini, tiga di antaranya atau sekitar 18 persen dinyatakan reaktif menggunakan sabu. Ketiga pengemudi tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Kantor BNNK Tanah Laut untuk menjalani proses assessment lanjutan sesuai prosedur.
BNNK Tanah Laut yang dipimpin Koordinator Tim Budhy Setya Nugraha, S.Sos dan Ketua Tim Pemberantasan Imam Utomo, SH ini melibatkan enam personel BNNK Tanah Laut, termasuk penyidik ahli dan tenaga medis.
Operasi mencakup tiga aspek pemeriksaan:
1. Penyelenggaraan tertib dan berkeselamatan lalu lintas
2. Pemeriksaan kelengkapan surat menyurat kendaraan
3. Uji petik kendaraan bermotor dan deteksi dini narkoba
Tingginya angka pengemudi positif narkoba yang terungkap dalam dua hari operasi ini menunjukkan masih banyak pengemudi yang nekat berkendara dalam kondisi di bawah pengaruh zat terlarang. Hal ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Operasi Zebra Intan 2025 yang dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut akan terus intensif dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Tanah Laut.
Dengan temuan hari ini, total pengemudi yang terjaring positif narkoba dalam Operasi Zebra Intan 2025 mencapai 8 orang dalam dua hari berturut-turut. Sebelumnya pada Kamis (27/11) di Terminal H. Soemarsono, razia berhasil mengamankan 5 pengemudi positif narkoba. Dari 17 pengemudi yang diperiksa hari ini, tiga di antaranya atau sekitar 18 persen dinyatakan reaktif menggunakan sabu. Ketiga pengemudi tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Kantor BNNK Tanah Laut untuk menjalani proses assessment lanjutan sesuai prosedur.
BNNK Tanah Laut yang dipimpin Koordinator Tim Budhy Setya Nugraha, S.Sos dan Ketua Tim Pemberantasan Imam Utomo, SH ini melibatkan enam personel BNNK Tanah Laut, termasuk penyidik ahli dan tenaga medis.
Operasi mencakup tiga aspek pemeriksaan:
1. Penyelenggaraan tertib dan berkeselamatan lalu lintas
2. Pemeriksaan kelengkapan surat menyurat kendaraan
3. Uji petik kendaraan bermotor dan deteksi dini narkoba
Tingginya angka pengemudi positif narkoba yang terungkap dalam dua hari operasi ini menunjukkan masih banyak pengemudi yang nekat berkendara dalam kondisi di bawah pengaruh zat terlarang. Hal ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Operasi Zebra Intan 2025 yang dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut akan terus intensif dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Tanah Laut.
Tanggal Publikasi:
28 November 2025
Kegiatan Terkait
BNNK Tanah Laut Jalin Kerja Sama dengan RRI Banjarmasin untuk Perangi Narkoba
11 Feb 2026
BNNK Tanah Laut Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Restitusi kepada Kepala Desa Se-Kecamatan Bati-Bati
27 Jan 2026
Kepala Desa Se-Kecamatan Batu Ampar Dibekali Edukasi Hukum P4GN dan Perlindungan Perempuan serta Anak
26 Jan 2026
Informasi Kontak
Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan ini, silakan hubungi: